infeed1

CHRISTIAN AND OTHER’S

4:29 PM


A.  Latar Belakang
Di dunia ini banyak agama yang dianut oleh manusia diberbagai suku bangsa. Karakteristik dan asal- usul yang berbeda menyebabkan pengikut- pengikut agama lain menghakimi agama tertentu. Dengan mengatakan bahwa agama tersebut adalah agama yang salah, yang tidak masuk akal, penuh kebohongan, tidak sesuai ajaran tuhan, dll. Hal semacam ini akan menimbulkan konflik yang mengatasnamakan agama. Hampir semua agama dicari sisi kelemahannya dengan harapan agar agama tersebut hilang. Saling menghormati dibutuhkan untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama.
Semua agama mendambakan kerukunan termasuk agama Kristen., bagaimana agama Kristen menanggapi tentang agama-agama yang berbeda?. Berikut ini adalah sedikit uraian tentang pandangan agama Kristen terhadap agama-agama lain.
B.  Pembahasan
·         Sejarah Agama Kristen
Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan monoteistik yang berdasar pada ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru. Pemeluk Kristen mengimani bahwa Yesus Kristus adalah tuhan dan juru selamat, dan memegang ajaran yang disampaikan Yesus Kristus. Dalam kepercayaan Kristen, Yesus Kristus adalah pendiri jemaat dan kepemimpinan gereja yang abadi (Matius 16: 18-19).
Kata Kristen sendiri memiliki arti “pengikut Kristus” atau “pengikut Yesus”. Murid-murid Yesus Kristus untuk pertama kalinya disebut Kristen ketika mereka berkumpul di Antiokia (Kisah para Rasul 11: 26b).
Agama Kristen bermula dari pengajaran Yesus Kristus sebagai tokoh utama agama ini. Yesus lahir di kota Bethlehem yang terletak di Palestina sekitar tahun 4-8 SM, pada masa kekuasaan raja Herodes. Yesus lahir dari Rahim seorang wanita perawan bernama Maria, yang dikandung oleh Roh Kudus. Ia dibesarkan di Nazaret secara adat Yahudi. Sejak usia 30 tahun, selama tiga tahun Yesus berkhotbah dan berbuat mukjizat pada banyak orang, bersama keduabelas muridnya. Yesus yang semakin popular dibenci oleh oleh para pemimpin orang Yahudi, yang kemudian berkomplot untuk menyalibkan Yesus Kristus. Yesus Kristus disalib pada usia 33 tahun dan bangkit dari kubur pada hari yang ketiga setelah kematiannya. Setelah kebangkitannya, Yesus masih tinggal didunia selama 40 hari, sebelum kemudian naik ke surga.
·         Misionaris Kristen
1.      Gold yaitu keinginan untuk memiliki kekayaan
2.      Glory yaitu keinginan untuk memiliki kejayaan
3.      Gospel yaitu keinginan untuk menyebarkan agama nasrani
·         Kristen terhadap agama lainnya
Kristen merupakan agama yang mengajarkan tentang kasih dan kebaikan. Kasih yang diajarkan oleh Yesus adalah lemah lembut terhadap siapa saja, tidak cemburu, sabar, tidak pemarah, dan mengasihani sesamanya.yesus dianggap sebagai juru selamat yang dapat membebaskan manusia dari dosa-dosa, penganut Kristen menganggap bahwa pengant agama lain menjauh  dari Tuhan dan menuju pada kesengsaraan, maka peran Kristen adalah untuk menolong mereka untuk masuk ke agamanya. Namun banyak dari agama lain mempunyai ajaran yang mempunyai ajaran berbeda, oleh karena itu Kristen memiliki keterbukaan dan memiliki rasa penghargaan terhadap agama lain. Dialog telah menjadi etika yang sangat penting antara Kristen dan agama lain karena dengan berdialog, permasalahan tentang kemiskinan,ketidakadilan ekonomi dan kekerasan dapat dipecahkan. Menurut Hans Khung mengatakan bahwa, “tidak akan pernah ada perdamaian antar bangsa tanpa adanya perdamaina antar agama dan tidak akan pernah ada perdamaian antar agama tanpa adanya dialog yang lebih besar dan lebih efektif diantara mereka (Dalam Paul, 2003: 129). Artinya bahwa suatu dialog tersebut dapat dijadikan sebagai suatu sikap saling menghormati dan saling menghargai serta saling peduli antar sesama manusia. Walaupun banyak perbedaan yang ada diantara manusia tidak hanya perbedaan agama namun bahasa, bangsa dan sebagainya juga berbeda. Perlunya dialog antaragama menjadi semakin mendesak ketika kita mempertimbangkan, dan merasa kewalahan oleh keadaan dunia ini. Dialog antaragama yang akan memfasilitasi tidak hanya toleransi antaragama tetapi tindakan antaragama tidak hanya kemampuan untuk hidup bersama tetapi kemampuan untuk bekerja sama dalam rangka untuk mengubah dunia ini.
·         Hubungan Kristen dengan agama lain
Agama Kristen memiliki rasa kasih terhadap siapa saja, termasuk terhadap agama lain, Tuhan akan memberikan kasihnya kepada orang lain.Yesus mengajarkan tentang kasih kepada sesamanya yaitu dalam Lukas 6: 27-30, 35-36 bahwa, “kasihanilah musuhmu, berbuat baiklah kepada orang yang membenci kamu, mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu, barang siapa menampar pipimu yang satu maka berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barang siapa yang mengambil jubahmu, biarkan dia mengambil jubahmu….. hendaklah kamu murah hati, sama seperti bapamu, adalah murah hati”.
Ayat tesebut dijelaskan bahwa yesus mengajarkan mengenai sifat murah hati kepada sesamanya dan kasih kepada siapa saja. Termasuk juga terhadap agama lain, jelaslah bahwa dalam ayat tersebut pengikut agama Kristen dianjurkan untuk tidak saling bermusuhan. Ajaran yesus yang terkait dalam agama Buddha yaitu tentang cinta kasih (metta) kepada semua makhluk. Sperti dalam ayat tersebut jika kita lihat juga hamper sama dengan ajaran Buddha pada Dhammapada 183 yang isinya “Tidak berbuat kejahatan: melakukan Kebaikan:menyucikan hati dan pikiran. Inilah ajaran para Buddha.” Berkenan dengan agama islam, yesus diakui dan dihormati sebagai seorang nabi besar, tetapi statusnya lebih rendah daripada dibandingkan dengan Allah. Selain itu, agama Kristen mengenal adanya hubungan trinitas yaitu hubungan antara Yesus, Allah Bapa dan Roh Kudus, hubungan tersebut ditujukan bahwa Roh Kudua atas kuasa Allah menjelma menjadi manusia (Yesus). Trinitas dalam Kristen hampir sama dengan adanya Trimurti (Brahma, Wisnu dan Siwa), dalam agama Hindu, Trimurti merupakan dewa cerminan dari Tuhan. Demikian beberapa keterkaitan agama Kristen dengan agama lainnya.
C.  Kesimpulan
            Dari penjelasan di atas disimpulkan bahwa, agama Kristen dalam memandang agama lainnya memiliki sikap keterbukaan terhadap agama lainnya. Sikap keterbukaan diperlihatkan dalam bentuk berbagai dialog dengan agama lainnya. Tuhan dalam agama Kristen memiliki kasih yang dipancarken kepada siapapun termasuk kepada musuhnya. Ajaran Kristen juga memiliki hubungan dengan agama lainnya yang menjelaskan beberapa kesamaan ajaran.
            Sikap ini hedaknya selalu ditanamkan dalam setiap pemeluk agama agar tercipta rasa damai dan nyaman. Baik nyaman dalam lingkungan social maupun dalam beribadah.



Referensi:
·         http://id.m.wikipedia.org/wiki/Kekristenan (Diakses tanggal 25 Februari 2014)

·         Kritter, Paul F. Christian Attitudes toward Other Religions: The Challenge of Commitment and Oppenes.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »